Quantcast
Nusabet 168 - Agen Bola
Toto Alpha - Agen Bola  Poker Republik - Agen Bola
bandar bola terpercaya   bandar judi online terpercaya
Bandar Q Bandar Q
Poker uang asli
Agen Bola Online - 381bet   Toto Betting - Batman365
Bandar Sakong - SponsorQQ   Bandar Poker - Bandar QQ 365
ABG QQ, Agen Bola   Judi Bola Terpercaya - Liga888Cash
Judi Bola Terpercaya - Lima Kartu   Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya
Agen Judi Online Terpercaya   agen bola sbobet terpercaya - Bola Parlay
agen bola sbobet terpercaya - Max Bet 268   Agen Judi Bola Resmi Terbaik
Agen Judi Bola Resmi Terbaik
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.
Beriklan   Wahana 303   Poker88 - Situs Poker Online Terpercaya
VGoal Live Score   Agen Bola,Casino,Poker Terpercaya   Texas Poker
Javtoys   Kakak Dewa - Online Bet   Alfa Togel
Senior Bola - Agen Bola
ITC Bet
Agen Online - Hjtowin
Big Bonus 88
  1. Alamat alternatif sudah baru gan.
    Bookmark alamat ini gan :  http://tinyurl.com/cintasemprot 
    Jangan bookmark alamat IP-nya.
    Ikuti update terbaru dari semprot (maintenance dll) dari twitter : / Facebook
  2. Login / daftar ? klik di sini
    Lupa password ? klik di sini
  3. Tidak bisa melihat gambar di thread?
    Kalau dari PC, matikan Ad Blocker.
    Kalau dari HP, jangan pakai UC Browser. Pakai Chrome / Firefox / Opera Mini.
    Tutup

[CERBUNG] Akhwat Doyan (No Sara) Remake versi komentator

Thread di 'Cerita Bersambung' dimulai oleh adinda69, 7 Sep 2017.

  1. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Poker Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
    Selamat malam semproters! Maaf ini thread kedua saya, yg pertama pas saya latihan nulis sudah kena gembok. Maaf ya jika saya cuma bisa remake cerita dan rencananya kedepannya akan dilanjutkan dengan cerita sendiri yg ada dalam pikiran saya. Terimakasih. Maaf jika salah ya
     
    Indo Sniper
  2. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Cerita ini saya mulai dari copas blog akhwat doyan bagian komentar ya! Nanti saya lanjutin sendiri ceritanya
     
  3. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    "besok pagi jam 8, lo harus ke kampus pake baju gamis paling ketat yang lo punya. jangan pake daleman apapun dan temuin gua di sini lagi. ini bagian tes pertama. sekarang lu pulang dan mandi yang bersih biar besok keliatan cantik" kata dodi. aku pun mengangguk dan entah tersihir apa aku langsung pulang. aku naik angkot dari kampus seperti biasa. angkot yang kutumpangi sudah hampir penuh sehingga mau tak mau aku duduk di antara dua bapak-bapak. selama perjalanan aku membayangkan bagaimana besok aku ke kampus pakai gamis ketat. pasti pria-pria ngelatin aku, apalagi kedua payudaraku berukuran 36C dan pasti memantul mantul ketika aku berjalan. ahh, sial aku menghayal diperkosa lagi. gara-gara si dodi nggak mau menyetubuhi tadi. untungnya jalanan tidak semacet tadi waktu berangkat sehingga aku tak lagi keliatan horny di samping bapak-bapak ini. sampai di rumah aku mendapati rumah masih kosong, padahal sudah pukul 8 malam. mungkin Irfan sedang nginap di rumah temannya. aku pun mencoba menelponnya.
    Aku (A): Halo fan,kamu lagi dimana?
    Irfan (I): lagi di rumah temen kakak cantik hhehehe
    A: genit ah, nginep di sana?
    I: kayaknya iya. kenapa Kak? kangen kontol Irfan ya?
    A: dasar kamu awas
    I: haha, kakak sok sokan jual mahal. gantian di kontolin aja kelojotan sampek muncrat muncrat. tenang kak kalo irfan pulang nanti irfan entot sampek kakak puas. hahahaha

    irfan langsung menutup telfonnya. aku merasa kesal walaupun apa yang dibilang adikku ini benar adanya. aku pun langsung mandi, berganti pakaian dan lanjut sholat isya. selepas itu kubaringkan tubuhku di kasur dan rasa lelahku membuatku tertidur.

    POV Adinda
    Aku beranjak pulang karena apa yang disuruh irfan dkk sudah kulakukan. aku kembali ke rumah kosong tempat irfan dan teman temannya tadi berkumpul.
    "wah, bu dinda udah pulang. tambah cantik kalo lagi abis ngentot. hahahaha" yogi bersorak ketika melihatku berjalan gontai lemas karena baru disetubuhi 3 orang sekaligus.
    "bu dinda, keliatan lesu. nih mandi dulu trus pake ini. kayaknya hari ini main-mainnya udahan aja. kita kita juga udah capek. abis mandi bu dinda kamu izinkan istirahat" kata irfan sambil memberikan satu set pakaian.
    aku merasa lega karena dientot seharian walaupun nikmat tapi benar-benar menguras tenaga.

    --keesokan harinya--
    "ahhh ahhh ahhhh ssssshhhhh ahhhh" suara desahanku menggema di rumah kosong itu. irfan mendoggyku dan memompa kontolnya keluar masuk memekku dengan ganas. pakaianku masih rapi, pakaian yang diberikan irvan tadi malam berupa kaos putih ketat lengan panjang bersama rok tipis lebar dan jilbab phasmina coklat muda. hanya saja rokku sudah terangkat sampai pinggang. aku mendesah tak karuan dan ketika menjelang orgasme tiba tiba crooot croottt... sperma irfan telah menyembur lebih dulu di pantatku. giliran yogi, andi, dan sandy mengeroyokku. yogi tiduran di karpet kemudian aku menduduki kontolnya dan mulai bergoyang. sandi dan andi kebagian mengerjai kedua tetekku yang kenyal berukuran 36B. tak sampai 10 menit, yogi sudah keluar dan lagilagi, aku belum sempat orgasme. andi dan sandi ternyata menyuruhku mengocok kontol mereka. aku pun kecewa orgasme ku tak tercapai sama sekali.
    "nah sekarang bu dinda boleh ke kampus pakai pakaian itu. hahahaha" irfan membiarkanku kentang tak merasakan nikmat orgasme. dan sepertinya memang tujuan mereka membuatku dalam keadaan horny di kampus.
     
  4. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    POV Azizah
    --pagi hari--
    aku mandi pagi seperti biasa dan bersiap-siap untuk ke kampus, hari ini hari sabtu dan mestinya kampus sepi karena hampir tidak ada kuliah di kampus tempat aku mengajar. aku kemudian berganti pakaian. gamis warna abu-abu yang mencetak lekuk tubuhku. tak lupa jilbab abu panjang sampai pinggang dan cadar. aku berjalan menuju tempat angkot ngetem. sambil membayangkan pantat dan dadaku diremas remas. payudaraku benar benar liar bergoyang-goyang seiring langkah kakiku. aku masuk angkot dan duduk di samping supir. angkot makin lama makin sesak, dan akhirnya hanya kursi depan yang aku duduki yang bisa dinaiki orang. ada seorang anak SMA masuk dan duduk di sampingku. ia terlihat bawa banyak barang di tasnya. ia duduk dan pak sopir langsung melaju. seiring perjalanan, si anak mulai mengorekngorek tasnya mencari2 sesuatu. siku kanannya pun bergerak gerak dan entah sengaja atau tidak mengenai payudara kiriku. ah tidak, aku mulai horny. payudaraku terus tertekan sikunya sampai tiba-tiba angkot direm mendadak karena ada mobil di depan juga tiba-tiba berhenti.
    "mmmhhhh" aku sedikit mendesah karena puting susuku tertekan tangan si anak. aku semakin tak terkontrol. memang payudaraku terlihat begitu menonjol selain karena ukurannya juga pakaianku hari ini begitu menampakkan indahnya tubuhku. aku berharap lebih dari sekedar tekanan pada putingku. dan sayangnya si anak malah turun karena ia sudah sampai di sekolahnya. perjalananpun berlanjut dan akhirnya aku sampai ke kampus.
    aku langsung menuju gudang belakang dan di sana sudah ada dodi.
    "hmmm ternyata bodi ustadzah seksi juga, teteknya gede banget" dodi tersenyum sambil meremas toketku dari belakang dan menempelkan kontolnya ke pantatku.
    "hmmm, bagus kamu gapakek BH sama CD. gamis juga lumayan nonjolin tetek dan pantat. sekarang utadzah coba jongkok, dan jangan sambil nata rok. jongkok langsung aja"
    aku pun menuruti perintahnya dan
    "wow, memek ustadzah emang paling top. bersih, masih sempit dan udah becek ahahaha"
    aku jongkok tanpa menata rok sehingga pasti memekku bakal terekspos.
    "nah sekarang ustadzah ke WC gedung A. di sana sedang sepi tapi ada beberapa petugas lagi bersih-bersih. gua gak mau ustadzah dientot banyak orang. jadi cari WC yang lagi dibersihin. kemudian lu harus pura-pura kepleset dan ngeliatin memek lo persis kayak tadi. abis itu lo masuk toilet dan masturbasi di sana"
    aku pun menuruti kembali apa yang dodi katakan
    aku berjalan ke wc gedung A dan aku mulai beraksi. di sana terlihat bapak-bapak paruh baya berbaju cleaning service sedang merangkak membersihkan kolong kloset.
    sreettt bruk... "aduh..." aku terjatuh dan membuat jilbab lebarku tersampir ke pundak sehingga memperlihatkan payudaraku yang hanya tertutup gamis tipis. si CS walaupun sudah tua terbelalak melihat seseorang bercadar dengan payudara besar dan montok tengah tercetak puting susunya. aku mulai bertambah nakal dan duduk menekuk lutut tegak sehingga pasti memekku terlihat dengan jelas oleh si bapak yang di dadanya tertulis nama "mitro".
    "maaf neng, lantainya licin" kata pak mitro. aku merangkak dan menampakkan pantatku sambil berkata, "mmmhh, tidak apa apa pak, saya yang tergesa-gesa" aku agak berlama-lama dalam posisi merangkak. dan akupun berdiri dan masuk ke ruang wc. akupun langsung mengangkat bagian depan rokku dan langsung mengocok memekku yang sudah banjir sejak tadi. aku mendesah desah tak karuan, tak peduli kalau di depan ada pak mitro yang masih bersih-bersih karena itulah tujuanku. 10 menit aku mengucek memek tembemku dan...
    brraaakkkkk... pintu wc terbuka dan aku kaget pak mitro masuk. "neng cadar lagi enak2, sini bapak bantuin"
    aku pura-pura menolak "ahhh, ngapain bapak masuk, keluar atau saya teriak"
    "lah, si eneng cadar yang ke kampus ga pake daleman trus masturbasi masak saya yang disalahin. yaudah nanti neng teriaknya pas kontol saya merawanin memek neng yang tembem itu deh. biarin saya digebukin paling nanti malah mereka nafsu juga ngeliat cewek bercadar keenakan dientot pak tua ahahahaha" pak mitro melepas celananya dan terlihat naga saktinya berukuran sangat besar. sekitar 20cm dan tidak bersunat.
    "ahhh.. jangannn" ia meringkus kedua tanganku ke atas dan mulai meraba kedua buah dadaku bergantian.
    "hmmmm, tetek neng cadar gede banget. udah sering godain laki2 buat ngeremes ini pepaya ya, hahaha" ia memainkan payudaraku sambil berceloteh membuatku makin horny
    "mhhhh... ohhhh... udah... sshhhhh... ahhhh" aku mendesah keenakan dan membuat pak mitro makin semangat mencabuliku. disampirkannya jilbabku ke pundak dan terpampanglah cetakan puting susuku yang sudah mengacung.
    aku sudah tak kuat berpura-pura melawan sehingga aku pun tanpa sadar mendesah pasrah.. pak mitro membuka cadarku dan melumat bibirku. ia mendekapku hingga aku tertempal ketat di dinding. tak puas hanya dengan itu, ia langsung mengangkat rok gamisku dan mengangkat satu kakiku. sleepppp... kontol besarnya dengan seret masuk ke memekku walaupun sudah basah.
    "nih rasain naga bapak" ia mulai memaju mundurkan pantatnya dan aku telah melayang merasakan kenikmatan dientot kontol sebesar ini. wajah cantikku mendongak ke atas dan memudahkan pak mitro yang lebih pendek dariku untuk mengenyot payudaraku dari luar gamisku. tak sampai 5 menit aku mendesah panjang dan otot perutku mengejan. ya, aku orgasme hebat dan sialnya, pak mitro malah lebih cepat menggenjotku. aku sangat lemas di 5 menit pertama ini. aku bersimpuh dan kontol pak mitro copot. aku dituntun untuk berpegangan pada kloset dan ia mulai membuka resleting gamisku yang ada di belakang. ia memelorotkan gamisku hingga susuku terbuka dan mulai menggenjot lagi. ohhh sial... entotan si tua ini benar-benar nikmat. aku berkali-kali orgasme hebat dengan rangsangan di memek dan tetekku. 20 menit menggenjot terus menerus.. akhirnya...
    "oohhhhh,,,, bapak keluarrr" pak mitro melenguh panjang dan melesakkan kontolnya jauh ke dalam memekku. spermanya membanjiri liang rahimku. aku mulai tak sadarkan diri dan agak pusing... hingga ketika aku sadar pak mitro sudah tidak belakangku hilang entah kemana. aku pun berusaha bangkit dan merapikan pakaianku dan memakai cadarku kembali.
     
  5. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    ketika kupakai cadarku, tiba-tiba pak mitro masuk lagi ke dalam toilet itu. "loh, kok dipakai lagi cadarnya, neng? kontol bapak masih pengen nih dijepit memek neng yang legit itu. yaudah, sepongin kontol saya sambil pake cadar deh" pak mitro menarik tanganku dan membuatku bersimpuh di depannya yang tengah duduk di kloset duduk yang tertutup. kontol besarnya masih tegak perkasa dan aku seakan terbius melahap batang hitam berurat itu dan mulai mengulumnya.
    "chuppp chuppp slurrppp" kuhisap dan kukulum layaknya makan eskrim. aku duduk bersimpuh menikmati keperkasaan pak tua yang luar biasa ini.
    "hmmmm... sepongan akhwat ternyata mantep banget" pak mitro meraba punggungku sambil melepas kembali resleting gamisku. tiba-tiba ia mencopot kontolnya dari mulutku dan menuntunku untuk berdiri. pak mitro meraba kembali dadaku yang hanya tertutup jilbab. tangan sebelahnya menyusup ke dalam rok gamisku dan mencari cari memekku.
    "nah sekarang neng cadar duduk" ditariknya tubuhku ke arahnya dan aku didudukkan mengangkanginya. memekku tepat masuk ke kontol perkasa pak mitro. secara otomatis, rokku ketatku tertarik sampai pangkal paha, dan ditambah jilbabku disampirkan ke pundak. lengkap sudah, seorang akhwat bercadar tengah mengangkangi pak tua sambil menampilkan susunya tepat di depan wajah orang yang lebih pantas ia panggil bapak. tanpa basa basi, pak mitro mulai menggenjot memekku tanpa ampun sambil menyedot habis habisan susuku bergantian. memekku mulai merasa ngilu dan mati rasa. rasa pusing kepalaku juga mulai menyerang. orgasme demi orgasme kurasakan begitu membuatku melayang. hingga sekitar 10 menit menggenjotku, sang akhwat bercadar, pak mitro kembali memuncratkan benih cintanya ke rahimku.
    "nih, bapak kasih anak, nanti kita gantian netek di susu ibumu yang gurih ini" samar-samar kudengar perkataan pak mitro. aku yang sudah lemas ditinggalkan begitu saja di dalam toilet. setelah beberapa menit aku mengumpulkan tenaga, barulah aku bangkit dan berjalan menuju gudang belakang tempat dodi meunggu.
     
  6. mupeng26

    mupeng26 Semprot Holic

    Daftar:
    17 Apr 2011
    Post:
    388
    Like Diterima:
    2
    Pekerjaan:
    accounting
    Lokasi:
    sampit
    Nyimak dulu...
     
  7. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Haha enak ya ustadzah habis di entotin" Dodi tertawa. Aku merasa terhina atas perkataan Dodi. Dodi menghampiriku dan membuka cadarku, dia langsung melumat dan mencium bibirku. Aku kaget eemmhhh eemmhh hanya itu yang terdengar. Aku merasakan ada obat yang tertelan kedalam tenggorokanku. "Itu obat berbeda dengan yang kemarin ustadzah, sekarang sampai disini saja. Pulanglah, besok tunggu bbm dariku haha". Dodi pergi begitu saja meninggalkanku di gudang belakang.
    Aku kembali berjalan untuk pulang dengan tergotai-gotai karena memekku masih terasa sakit oleh Pak Mitro tadi. Diperjalanan pulang aku merasa ada yang aneh dalam tubuhku. "apakah ini efek dari obat dari Dodi tadi?" Gumamku. Tubuhku terasa panas sekali, ingin rasanya aku melepaskan gamis jilbab dan cadarku disini. Aaahh...tapi ini kan masih di jalan. Aku merasakan memekku terasa gatal sekali ingin di entot. Aahh bagaimana ini...di tengah jalan yang memang sepi, aku melihat seseorang dengan membawa karung di punggungnya. Dia menghampiriku. "Sendirian aja neng? Kenapa neng kok jalannya gitu hehe" katanya. Aku tidak menjawab dan terus berjalan. Namun tiba-tiba dia menyergapku dari belakang dan menyekap mulutku yang tertutup cadar. Dia membawaku ke sebuah rumah kosong yang sudah rusak dan tak berpenghuni di dekat tepi jalan itu. "Ampun Pak ampuuunn" kataku setelah dekapannya dilepas. "Hehe neng cadar mau gak main sama saya". Dia kemudian membuka cadarku dan terlihat kaget. "Waaahh neng cadar cantik bangeet, kenapa ditutup cadar neng? Haha beruntung banget aku hari ini" Tanpa pikir panjang dia langsung melumat dan mencium bibirku dengan rakus. Mulutnya terasa bau dan hampir membuatku muntah. Aku hanya bisa pasrah. Setelah puas mencium mulutku dia meremas payudaraku dengan ganas. "Emmhh jangaaann pak aaacch aacch" tolakku. "Hehe neng nggak pake BH yaa, neng lonte yang pakai jilbab ya?" Kata orang itu. "Aku aachh emm bukan aahh lon...teee eemhh". Aku hanya bisa pasrah menghadapi perlakuannya. Dan efek obat yang diberikan Dodi membuatku lebih terangsang dan menikmatinya.
    Dia menyingkapkan rok gamis panjangku, aku berontak tapi tenaganya lebih kuat dariku. "Waah neng benar-benar lonte ya, ni buktinya gak pake CD, memeknya juga sudah basah. Pakaiannya jilbab lebar dan pakai cadar, ternyata lonte juga haha". Aku merasa terhina atas perkataannya. Namun nafsuku menghianatiku. "Memeknya legit neng, bapak jilatin yaa". Acchh eemhh jangaan paakkhh...eemmhh.
     
  8. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Dia menjilati memekku dengan rakus dan lidahnya menyentuh klistorku, dan masuki memeku. Aaacchh ampun pakh eemhh teruuusss. Aku sudah kehilangan kesadaran, yang aku inginkan saat ini adalah dientot olehnya.
    Aahh jilatannya terasa enak sekali dan eemmm...aku mengalami orgasme pertamaku. "Haha neng benar-benar lonte, tuh buktinya ngecrot juga. Siapa namanya neng?" Diat terlihat puas. "Emmhh Aa zizaaah" kataku. "Saya Sardi neng, pemulung di daerah sini". Astagah ternyata yang mau memperkosaku ini adalah seorang pemulung. Sakit hatiku mendengarnya, badanku yang dari dulu kujaga dan bersih akan dinikmati oleh pemulung. Aahh namun saat ini yang ku butuhkan hanya entotan kontol ke memekku. Eemmhh
    Pak sardi kemudian membuka celananya alangkah kagetnya aku, kontolnya begitu besar hitam dan kekar. "Neng Azizah akhwat lonte, kulumin nih kontol saya hehe" dia tertawa sambil mengarahkan kontolnya ke mulutku. Tercium bau yang tidak enak dari kontol itu yang membuatku menggelengkan kepala. "Nggak maauu pak, dosa pak". Kataku. "Jangan sok alim neng, udah basa gini masih bilang dosa, ayo cepat kulum" bentaknya sambil menggesekan kontolnya ke mulutku. "Emhh nnggamau pak, kontol bapak bauuu" . Aku kelepasan ngomong dan terlihat Pak Sardi naik pitam. Kemudia dia meremas dengan keras payudaraku. Aaahh aku tak bisa menahannya dan mulutku mangap. Pak sardi memasukkan kontolnya kedalam mulutku dengab paksa "Dasar akhwat lonte yang sok suci, terima ini kontol bau ini, kalo sampai digigit awas". Aku hanya bisa pasrah atas perlakuannya ini dan mulai mengulumnya. Kuluman pertama aku merasa batuk dan mau muntah uhuk uhukk...aku melepaskan kontol itu.
    Aku pun terbaring lemas dilantai rumah kosong yang kotor dan bau ini dengan tubuh telanjang namun jilbab lebarku masih terpasang. Karena lemas aku jadi terlelap tidur.
    Ketika mataku mulai terbuka aku meraba-raba sekitarku mencari hp, memang rumah ini sudah tidak ada aliran listrik lagi dan keadaan gelap gulita. "Haaahh...sudah jam segini???" Aku kaget melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. Aku bergegas memakai pakaianku dan mencoba membersihkan sisa-sisa sperma yang mulai mengering di memekku, mulut dan semua pakaianku.
    Aku membuka pintu untuk keluar dan kulihat keadaan diluar sepi dan gelap. Meskipu aku seorang ustadzah aku juga merasa taku juka dalam keadaan gelap dan sepi seperti ini, apalagi dibalik pakaianku aku tidak memakai bra dan cd. Aku mulai berjalan kembali untuk pulang kerumahku yang masih lumayan sembari berharap tidak ada kejadian seperti tadi yang menimpaku.
    Obat yang diberikan dodi memang sangat awet efeknya, sampai sekarang badannku masih terasa panas dan memekku masih terasa gatal sekali. Ingin aku segera pulang kerumah dan mandi sembari masturbasi. Jika ada kendaraan jam segini...batinku.
     
  9. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Hari ini adalah hari terburuk dalam hidupku. Mulai dari angkutan aku yang seorang akhwat ini dilecehkan, kemuadian dipaksa dodi untuk ke wc masturbasi dan malah diperkosa oleh pak mitro, yang terakhir tadi dijalan bahkan aku diperkosa oleh seorang pemulung. Perasaanku campur aduk antara nafsu dan logika. Sebagai sorang akhwat cadar lagi ustadzah aku harus menjaga tubuhku ini dari semua lelaki hidung belang, tapi apa yang menumpaku hari ini malah membuatku semakin tahu nikmatnta bersetubuh dan diperkosa. Aaahh...memekku terasa semakin gatal.
    Aku melihat orang yang mengayuh becak. Aku bersyukur akhirnya ada angkutan yang masih beroperasi malam-malam seperti ini. Aku ingin sekali menumpang becak itu dan segera pulang untuk membersihkan tubuhku dan melaksanakan syahwatku dengan masturbasi di kamar. Aku menghampiri tukang becak itu.
    "Maaf mang permisi...bisa antar saya pulang kerumah?" Tanyaku pada tukang becak itu yang terlihat sudah tua. Kutaksir umurnya 65tahun. Dia berbadan ideal dengan kuliat hitam dan penuh dengan keringat. Baju yang ia pakai kusut dan basah karena keringatnya.
    "Aa a...neng malam-malam gini dari mana? Mau kemana?" Tanya dia.
    "Emh...saya dari ngajar Pak, pulang malam karena tadi lembur di kampus" jawabku berbohong. Aku tidak mau mengatakan bahwa aku hari ini telah diperkosa oleh beberapa orang.
    "Oalah....yaudah neng, silahkan naik becak saya". Kulihat dia sedikit tersenyum melihatku. Entah apa yang dipikirkannya. Aku menaiki becaknya dengan agak susah karena aku memakai gamis panjang.
    "Mau dibantu neng?". Dia mencoba memegang tanganku untuk mengangkatku naik becak. "Emm maaf Pak bukan muhrim, saya bisa sendiri kok" tolakku. Aku melihat wajahnya agak masam saat kutolak bantuannya.
    Dia mengayuh becaknya menuju rumahku. Ditengah perjalanan yang seharusnya belok kanan, dia malah belok kiri. Aku kaget dan..."mang kok belok kiri? Harusnya kan belok kanan" Tanyaku agak sedikit marah. "Maaf neng, bukan maksud apa-apa dijalan sana biasanya jam segini banyak orang mabuk neng, nanti kalo lihat neng akhwat bercadar gini neng bisa dilecehkan sama mereka, neng bisa diperkosa rame-rame sama mereka, neng mau?" Dia menjelaskan. "Bapak kok ngomongnya gitu sih?"
    Mendengar kata perkosa itu sebenarnya membuat nafsuku semakin tinggi, dan memekku makin terasa gatal. "Maaf ya neng, lewat sini juga cepat kok, ngomong-ngomong nama neng siapa? Hehe" Tanya dia.
    "Iya Pak, tapi cepat ya, saya sudah pengen sampai rumah. Azizah Pak"
    "Siap neng, nama yang bagus hehe, saya parjo neng kali aja neng akan inget nama saya hehehe" Dia terus tertawa entah apa yang dia pikirkan aku tidak tahu.
     
  10. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Ditengah perjalanan yang sepi dan dikanan kiri jalan hanya ada pepohonan tiba-tiba becak yang dikayuh oleh Pak Parjo berhenti. "Ada apa pak, kok berhenti?"
    Perasaanku tidak enak. Karena jam dihpku sudah menunjukka pukul 23.30 ditengah jalan yang sepi hanya dengan seorang lelaki yang lebih pantas menjadi kakekku ini.
    "Maaf neng, saya kebelet pipis. Saya pipis sebentar ya neng. Nggak lama kok". Aku hanya mengangguk, kemudian pak parjo pergi ke semak-semak untuk membuang air kencingnya.
    Aku lihat kanan kiriku sepi, dan hawa dingin mulai merasuki diriku yang tidak pakai daleman sama sekali. Dalam lamunanku yang kedinginab tiba-tiba aku disergap dari depan oleh Pak Parjo. "Ehhmm emmmm....eemmm....". Meskipun aku memaki cadar tangan pak parjo tetap pas mengenai mulutku. Aku mencoba berontak, tapi apalah daya tenaga akhwat tidak sebanding dengan pak parjo tukang becak ini. Aku diseret dan dibawanya ke tengah daerah yang menjauh dari jalan. Banyak pepohonan di sampingku, aku rasa ini dihutan. Setelah pak parjo membawaku hampir jauh dan masuk kedalam hutan dia melepaskan dekapannya dimulutku. Aku mencoba mengambil nafas. "Aaah...ampun Pak...kenapa saya dibawa ke sini...tolong pak jangan apa-apakan saya, saya ingin pulaang" rengekku.
    "Hahaha neng azizah, saya sudah lama tidak pernah bercinta, neng maukan malam ini menemani saya hehehe...."
    Dia menindih tubuhku dan memegangi tangan kanan dan kiriku. Dia mencoba mencium bibirku yang masih tertutup cadar. "Eemhh emmm..eemm...aaahh tolooooonngh....ini dosa pak, jangan lakukan ini ke saya, apapun akan saya berikan, jangan lakukan ini paaaakk ini zinaaaa" aku berontak.
    "Apapun neng? Hahaha sayangnya yang saya butuhkan saat ini hanyalah memek neng azizah untuk dientot" Dia tertawa.
    "Aaammpuunnn Paaakkhh....jangaaammffhhh..." Dia berhasil mencium bibirku meskipun masih tertutup cadar. Tangan kirinya memegangi kedua tanganku dan tangan kanannya melepas cadarku. Terlihatlah wajah cantik seorang akhwat lagi ustazdah yang selalu menutup wajahnya dengan cadar sekarang terbuka dan bebas dinikmati oleh pak parjo.
    "Aaahh aammpuun pak...hiks hiks" aku menangis.
    "Waaahh durian runtuuuuhhh hahaha...ternyata neng azizah akhwat yang cantik banget yaaaa...beruntungnya akau malam ini...nggak akan ku sia siakan malam ini neng....akan kubuat neng akhwat ketagihan hahahaa....Dia langsung melumat bibirku dengan ganas dan memainkan lidahnya.
    "Jangaaammfff...eemmhh...eemm mmmuuaaaaccgh" Dia menjilati seluruh wajahku. Aku merasa jijik dililati olehnya.
    "Mmmuuaacchh sssrrpp...waahh wajah neng akhwat benar benar wwuiihh mantepp....gak puas puas saya meng kalo gini haha"
    "Paakkhh eemmhh sudaaahh"
    Tangan kanan pak parjo kemudian mulai meremas payudarku dengan kasar.
    "Susunya empuk dan kenyal neng...nikmat sekali, neng gak pakai bh yaa? Haha apa neng emang lonte? Tapi mana ada lonte pakai jilbab, pakai cadar lagi hahha". Pak Parjo terus menertawaiku.
    "Aaahhh suddaaahh paakkhh lepasiinn....sayaa bukan lonteeee eemmhh aacchh...saya ustadzaah aacchh geliii paakkhhh lepaskaaann" aku sudah mulai menikmati.
    "Haha beruntung banget malam ini, remasin susu ustadzah bercadar". Melihat aku sudah tidak melawan, Pak parjo melepaskan tanganku dan mulai menanggalkan gamis yang kukapai. Yang tersisa hanyalah jilbab yang menutupi rambutku. Aku reflek mencoba menutupi payudara dan memekku.

    "Wwiihh...bodi neng akhwaatt mantep banget bohaaii...benar2 rejeki deh nih malem haha...kenapa ditutup neng, dibuka aja...nanti babak buka juga kok punya bapak hehehe" Pak parjo menyingkirkan tanganku yang menutupi memek dan payudaraku dengan mudahnya.
    "Memek neng akhwat udah basa nih, bapak jilatin yaa hehe baru pertama kali nih neng jilatin memek ustadzhah bercadar kayak neng hehe"
    Sssrrpp eemhh aaahh
    "Aaacchhh eeemmhh paakkkhh hentikaaannn....eemmhh geliii paakkhh gaak tahaaannn....aaacchhh" aku mengalami orgasme pertamaku. Aku merasa malu, tapi aku menikmatinya."Hahaha neng tadi bilang dosa bilang zina, eh gaktaunya ngecrot juga....ustadzah menikmatinya kan? Ngaku aja neng" kata pak parjo. Pak parjo menjilati dan menyedot cairan orgasmeku.
    "Eemhhh ....ssudaahh paakhhh aaachh hentikaann eemmhh geliiii paaaakkkhhh aaacchh"
    Setelah puas menjilati, pak parjo melepaskan seluruh pakaiannya. Aku kaget melihat benda hitam kekar yang sudah tegang milik pak parjo. Tanpa berpikir lama pak parjo langsung mengarahkan kontolnya ke memekku dan menggesek gesekan ke memekku. "Aaacchh memek akhwaaat eeemmhh"
    "Paakkhh jangaaaaannn"
    Pak parjo tiba-tiba menusukkan kontolnya ke memekku. Sleeeppp
    "Aaahhh ampun paaakkhh sakiiitttttt....aaacchh"
    "Hahaha akhirnyaaaaa....aku dapat memek ustadzah bercadar...nimati aja azizah...ini akan jadi malam terindah dalam hidupmu haha"
    Dia mulai memaju mundurkan kontolnya dengan ganas.
    "Aaacchh aaacchh memeeekk akhwaaatt memang beda, rapet, gesit, empuk dan nikmaaatt...aaahh eemm...gimana neng rasanya bapak entotin...enakkan? Hahaha"
    "Aaacch eeemnhh ooohh aaahh...paakkhh aaahh oohhh....eeemhhh terusssssshhh lebih cepat paaakhh aaahh" aku sudah tidak peduli lagi. Yang aku inginkan hanya bersetubuh dengan kontol perkasa dan menerima spermanya.
    "Hahaha ustadzah bercadar akhirnya kenimatan juga sama kontol tukang becak kayak bapak, bapak cepetin neng....aaacchh aachh aacchh aaahh"
    "Iyaaa paakkhh terruuussshh aacchh aacch aaahh ooohhh eeemmhhh aaaaakkhhhh"
    "Enak gak neng kontol bapak? Neng mau gaak terus dientotin kontol perkasa bapak? Neng mau kan jadi istri simpanan bapak? Haha"
    "Aacchh iyaaaahh eenaaakk paaakkhh terussshh....mmaaauu paaaakk..."
    "Apanya yang enak neng?"
    "Kon...kontoolll pak parjooo....aacchh ooohhb eeemmhh aaaaaaahhhhh"
    "Haha mau nggak neng di hamilin tulang becak?"
    "Eemmhh aachh mmmaaauuu paaakkhhh....hamiliiinnnnn azizaaaaahhh...oohh aaahh azizah milik pak parjoooo...cepet paakkk hamilin azizaaaahhh aaacchh aaahh....azizah mau keluar paaakkhhh aaacchh"
    "Ustadzah lagi akhawat bercadar ternyata doyan kontol tukang becak yaaa....hahaha mohon2 lagii...dasar lonte akhwaaatt....aacchh aaahh bapak juga mau keluar neng....aaacchh terima sperma bapaaaaakk...aacchh eemmhhh crroot crot crooottt crrro crrooooottttttt aaaacchhhhhh"
    "Iyaaahhh paaakkhh azizah keluar juga aaachh eemmhh"
    Sperma pak parjo banyak sekali masuk ke rahimku.
    "Aaahh nikmat sekali neng....nikmat sekali haha tidak disangka bapak bisa ngentotin akhwat bercadar...nikmaaaattt...sprema bapak banyak banget mengisi memek neng....semoga jadi anak ya neng"
    Pak parjo terlihat puas sekali. Aku masih terbaring lemas diatas rumput ditengah hutan.
    Kulihat pak parjo masih telanjang dan menyalakan rokoknya.
    Dengan lemas kulihat jam dihpku, jam menunjukkan pukul 3.00. Badanku terasa lemas semuanya.

    Pak parjo kembali mendekatiku. "Neng kontol bapak masih ngaceng nih hehe"
    Entah obat apa yang diminum pak parjo hingga dia masih kuat lagi. Dan kontolnya sudah berdiri dengan tegang. "Eemhh azizah capek pakhh, azizah pengen tidur" aku memelas.
    Mengiraukan perkataanku, pak parjo kemudian memegang kepalaku dan menggesek gesekkan kontolnya ke mulutku.
    "Ayolah neng...bapak pingin disepongin akhwat bercadar, kontol bapak udah ngaceng banget tuh"
    Dia memaksaku mengulum kontolnya. Dia menutup hidungku hingga mau tidak mau aku membuka mulutku.
     
  11. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Melihat aku membuka mulut pak parjo langsung mengarahkan kontolnya masuk ke mulutku.
    Aku hanya bisa pasrah menerimanya dan mulai mengulum menjilati dan mencium kontolnya.
    "Aaacchh oohhhh mulut aaakhhwaatt emang enaaaakkhh...terus neng enaaakk"
    "Eeemhh mmmm mmhhhh" aku mengulum kontolnya.
    Aaahh terus neng bentar lagi keluar. Aku kaget dan mencoba melepaskan kontolnya. Tapi pak parho menekan kepalaku.
    "Aaachhhh corrroot crott crrootttt....ditelen ya neng hehe....pertamakalinya bapak dapat mulut akhwat cantik....nikmat sekali emutan akhwaaatt bercadar"
    Dengan terpaksa aku menelan semua sperma pak parjo. Pak parjo memelukku dan mencium kening serta bibir ku dan mulai berbisi ditelingaku"eemmhh mmmuuaaacchh, ini baru awal neng...bapak besok minta jatah lagi yaa neng? Hehe". Aku sudah lemas dengan semua yang kualami hari ini.
    "Ustadzah azizah sang akhwat bercadaf maukan jadi istri simpanan pak parjo? Hehe"
    Aku hanya mengangguk lemas dalam pelukannya.
    "Kok hanya mengangguk neng? Bilang dong" kata pak parjo
    Dengan sisa tenaga dan kepasrahan yang kuterima. "Eemhh iyaaah pakhh...azizah mau jadi istri simpanan bapak, yang siap melayani bapak kapanpun....tubuh azizah milik pak parjo...beri azizah kenikmatan pak, perkosa azizaah....halimi azizaaahh"
    Mendengar jawabanku pak parho tertawa penuh kemenangan. "Hahaha hari ini emang keberuntunganku, akhirnya azizah akhwat lagi ustadzah bercadar takluk juga...dan mau jadi lonteku". Kami berbaring dan bercinta kembali sampai pagi. Sampai aku tidak sadar dan pingsan karena pak parjo sangat perkasa.
     
  12. dudul29

    dudul29 Semprot Kecil

    Daftar:
    18 Nov 2013
    Post:
    50
    Like Diterima:
    2
    Jenis Kelamin:
    Wanita
    Lokasi:
    Jakarta
    still waiting update lah..
     
  13. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Perlahan aku mulai sadar dan bangun setelah semalaman di gumuli oleh pak parjo. Aku lihat pak parjo masih terlelap dalam tidurnya ditengah hutan. Mungkin pak parjo kelelahan setelah menembakkan spermanya ke memekku berkali kali. Pikirku. Aku melihat jam dan menunjukkan pukul 5. Selangkanganku masih terasa nyeri, aku pegang memekku dan aahh banyak sekali sisa sisa sperma yang keluar dan banyak yang sudah mengering. Aku kemudian memakai gamis dan cadarku dan perlahan berjalan untuk pulang tanpa membangunkan pak parjo.
    Akhirnya aku sampai rumah. Aku langsung menuju kamar mandi dan membersihkan badanku yang banyak sekali noda noda sperma dari para pemerkosaku malam tadi.
    Setelah aku membersihkan badanku, aku kekamar dan memakai jilbab dan cadarku. Namun aku masih telanjang dan langsung berbaring di tempat tidur. Aku merasa lelah sekali dan akhirnya aku tertidur.
     
  14. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Aku merasakan sesuatu masuk keselangkanganku. Aahh...perlahan kubuka mataku, alangkah kagetnya aku. "Irfaaaaaannn!! Aahhh"
    "Tenang aja kak, bentar lagi irfan keluar kok hehe"
    Ternyata irfan adikku sendiri mengentotiku ketika aku tidur sampai aku terbangun. Aku hanya bisa menikmati setiap kontol irfan yang keluar masuk ke memekku.
    "Sudaaahh faaann aahh eemhh oohh"
    "Kakak sendiri pengen kan di entotin irfan, buktinya kakak tidur telanjang hahaha"
    Irfan terus menggenjot kontolnya dengan cepat dan tiba tiba aku merasakan kontolnya mulai berdenyut didalam memekku.
    "Aahh terima ini kak sperma adikmuuu"
    Croottt croott crroottt
    Sperma irfan masuk dalam memeku hingga memeku terasa hangat oleh sperma irfan.
    "Aaahh awas kamu faaann" aku lemas karena genjotan irfan. Tapi aku juga kecewa karena aku belum orgasme. Aku pikir irfan mau mengentoti aku lagi ternyata dia malah pergi meninggalkanku di kamar dengan noda sperma yang masih ada dalam memekku.
    "Memek kak azizah emang mantap, gak bosan bosan irfan ngentotin kakak. Aku pergi main dulu ya kak hahaha".
    Aku lemas mendengar kata kata adikku sendiri seperti itu. Tapi perlahan aku mulai bangkit dan melihat jam, jam menunjukkan pukul 2.
    "Apa? Sudah jam 2? Haduuuhh bisa telat ini" aku baru ingat kalau hari ini jam 3 aku punya jadwal mengisi pengajian khusus akhwat disalah satu tempat dekat dengan kampus.
     
  15. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Aku bergegas ke kamar mandi. Aku melepaskan jilbabku dan mulai mengguyur badanku dengan air. Aku bersihkan memekku dari noda sperma irfan. Aaahh aku masih merasa kecewa karena tadi ketika di entot irfan aku belum orgasme. Memekku terasa gatal sekali, ingin rasanya aku masturbasi dan mengeluarkan hasratku yang terpendam. Tapi aku sebentar lagi akan mengisi pengajian, karena takut terlambat ku urungkan niatku untuk masturbasi. Kemudian aku hanya membersihkan semua badanku dengan sabun, shampo dan gosok gigi.
    Setelah mandi aku menuju kamar dan mengeringkan semua badanku dengan handuk.
    Hari ini aku akan mengisi pengajian, jadi aku mekai pakaian layaknya seorang ustadzah seperti biasa. Aku memakai BH dan CD, kemudian aku memakai gamis panjang warna merah jambu, dan aku memakai celana panjang agar kakiku benar2 tertutup. Serta memakai kaos kaki, tidak lupa aku memakai jilbab lebar dan cadarku yang berwarna merah muda juga.
    Aku bergegas keluar rumah dan naik angkot. Di dalam angkot membayangkan apa yang akhir2 ini aku alami, pelecehan pelecehan yang menimpaku di dalam angkot tempo hari. Hal itu membuat hasratku kembali naik dan memeku terasa gatal dan ingin di sodok.
    Kebetulan angkot hari ini aku saja yang menunpang. Tidak terasa angkot yang aku tumpangi sudah sampai di tempat aku mengisi pengajian.
    Aku segera turun dan membayar ongkos kepada supir. Saat aku memberikan uang ongkos, tiba tiba sopir itu mengambil uang dan mengelus elus tanganku. Aku kaget! "Lepaskan pak! Jangan kurang ajar ya!!" Aku segera tarik tanganku dari pegangannya. Dan langsung pergi meninggalkannya untuk mengisi pengajian.

    Pengajian khusus akhwat ini memang rutin dilaksanakan. Aku menjadi pengisi pengajian rutin ditempat ini. Para jamaahnya adalah mahasiswa dan ibu ibu akhwat. Tidak jarang mereka yang sudah bersuami diantar dan ditunggu oleh suaminya diluar tempat pengajian.
    Aku masih berjalan untuk menuju ke gedung tempatku mengisi pengajian. Aku berpapasan dengan bapak bapak yang mungkin usianya 58 tahun.
    "Assalamu'alaikum ustadzah" kata bapak bapak itu
    "Wa'alaikumsalam Pak, ada perlu apa pak? Saya buru buru mau mengisi pengajian" jawabku
    "Sebentar saja ustadzah, saya suami ibu sarah salah satu jamaah disini" Aku risih dengan bapak ini. Dia berbicara kepadaku tapi seolah olah matanya mulai menelanjangiku. Aku buru-buru berlari meninggalkan bapak ini, tapi tanganku dipegang olehnya.
    "Lepasin pak!! Bukan muhrim!!" Aku menarik tanganku darinya. Aku sungguh kaget dengan perlakuan berani darinya. Dia kembali memegang tanganku "ustadzah mau tidak menikah dengan saya, menjadi istri ketiga hehe...ustadzah masih muda, punya tubuh yang oke juga meskipun saya belum pernah melihat haha". Aku mulai marah mendengar perkataannya dan atas perlakuannya terhadapku. Ku tarik tanganku dan PLAKK!!
    tanparanku mengenai pipinya.
    "Jangan kurang ajar ya!!!" Aku kemudian pergi meninggalkan bapak bapak itu untuk mengisi pengajian.
     
  16. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Aku mulai masuk ruangan dan mulai mengisi pengajian dengan tema kehidupan berkeluarga. Aku memberikan materi pengajian dengan lancar dan menyenangkan, meskipun aku belum berkeluarga. Seperti biasanya setelah pengajian selesai ada sesi tanya jawab dari jamaah. Salah satu yang mengacungkan tangan untuk bertanya adalah ibu sarah. Bukannya ibu sarah adalah istri dari bapak bapak yang kurang ajar tadi? Pikirku.
    "Ustadzah, saya mau tanya mengenai suami saya" tanya ibu sarah
    "Iya silahkan saja bu"
    "Saya adalah istri kedua dari Pak Budi Suami saya, suami saya memiliki stamina yang kuat saat bercinta, bahkan saya sampai pingsan dibuatnya, istri pertama pak budi juga mengalami hal yang sama seperti yang saya rasakan. Lantas apa yang harus saya lakukan ustadzah? Apa saya harus mencarikan istri ketiga agar hasrat suami saya bisa tersalurkan? Atau bagaimana?"
    Aku agak bingung menjawab pertanyaan itu. Karena aku belum punya suami dan belum berkeluarga. Tetapi aku sudah beberapa kali merasakan nikmatnya bercinta, apalagi jika penis pria itu tahan lama. Aaahh aku jadi memikirkan hal yang tidak tidak karena memang aku masih menahan hasratku untuk masturbasi tadi pagi.
    "Eeh iyaa ibu sarah, mungkin memang sebaiknya jika suami ibu menginginkan istri ketiga tidak masalah, kan poligami juga dibolehkan" jawabku sebisaku.
    Setelah tanya jawab akhirnya pengajian ini aku tutup.
     
  17. adinda69

    adinda69 Adik Semprot
    Thread Starter

    Daftar:
    4 Jul 2017
    Post:
    136
    Like Diterima:
    499
    Jenis Kelamin:
    Pria
    Akhirnya setelah selesai aku keluar. Ternyata diluar aku berpapasan lagi dengan Pak Budi suami ibu sarah yang kurang ajar tadi. Dia terlihat seperti sedang berbincang dengan seorang lelaki. Alangkah kagetnya aku, ternyata yang sedang ngobrol dengan pak budi adalah pak parjo tukang becak yang kemarin memperkosaku ditengah hutan hingga aku pingsan. Aku mulai berdebar debar melihat dua orang itu. Perlahan aku melewati mereka.
    "Utadzah azizah" panggil seseorang yang ternyata pak parjo.
    Aku tidak peduli dan pura pura tidak dengar, dan terus berjalan melewati dua orang itu.
    "Sudah lupa yaa dengan pak parjo hehe?"
    Apa ini? Apa pak parjo bercerita tentang kejadian tempo hari kepada pak budi? Bisa gawat ini, tidak tidak aku harus tetap berjalan.

    Pov Parjo dan Budi
    Aku parjo yang tempo hari sudah menggagahi memek akhwat azizah. Aku ingin bertemu dengannya lagi minta jatah. Aku mendengar ada pengajian disini jadi aku kesini. Dan waktunya tiba aku bertemu dengan azizah ketika ia keluar. Tapi ada seseorang laki laki yang dari tadi memperhatikan azizah sang akhwat. Aku menghampirinya.
    "Maaf pak, bapak kenal dengan ustadzah azizah? Kenapa dari tadi bapak lihatin akhwat itu?" Tanyaku
    "Eh tahu apa kamu tentang ustadzah itu? Kamu kan hanya tukang becak" ejeknya.
    "Jadi bapak tertarik dengan akhwat itu ya?
    "Memangnya tukang becak kayak kamu bisa apa hah? Aku saja tadi habis kena gampar" jawabnya.
    Aku menahan tawa karena aku merasa menang, aku bisa memperkosa memek ustadzah azizah itu tanpa digampar haha pikirku. Aku jadi terpikirkan sebuah ide bagus hehe.
    "Kalo bapak ingin mencicipi tubuh ustadzah azizah bisa aja pak, tapi nggak gratis lho hehe" jawabku
    "Hah? Memangnya kamu bisa menbuat akhwat bercadar itu tidur denganku? Aku berani bayar berapapun untuk itu". Wuiihh durian runtuh nih, bisa bisa aku jadi tukang becak kaya mendadak. Udah dapat memek akhwat lagi ustadzah bercadar gratis sekarang malah mau dapet duit.
    "Haha bisa diatur pak, gini aja pak. Bapak bayar duit ke saya 10 juta. Nanti saya kasih tahu selanjutnya."
    Kemudian bapak itu mengambil uang di dalam tasnya.
    "Ini uang 5juta, anggap aja DP. Nanti sisanya saya lunasin jika saya sudah benar benar mendapatkan tubuh ustadzah sombong itu" aku menerima uang itu dengan senang hati. Benar benar rejeki nomplok untuk tukang becak.

    Alangkah senangnya aku dapat rejeki terus menerus begini. Sekarang tinggal mengatur siasat agar bisa membuat akhwat bercadar itu bisa dijebak. Kulihat dia pergi begitu saja meninggalkan kami berdua menuju kamar mandi. Kemudian aku segera berpamitan dengan pak budi dan berjalan menuju kamar mandi tempat akhwat azizah berada. Tidak lupa aku dan pak budi bertukar nomor hape untuk rencana selanjutnya.

    Pov azizah
    Aku pergi meninggalkan mereka berdua begitu saja. Aku menuju kamar mandi di gedung belakang. Aaahh aku sudah tidak tahan lagi ingin segera menyalurkan hasratku untuk masturbasi. Aku kemudian masuk dan mengunci kamar mandi. Saat aku mau melepaskan celana panjang yang melilit paha dan selangkanganku pintu kamar mandik berbunya dan kudengar itu suara laki laki.
    Tok tok tok
    "Siapa yaa?" Tanyaku
    "Masa lupa dengan bapak neng? Hehe"
    Hah. Itukan suara pak parjo. Mau apa pak parjo kesini? Apa dia mau memperkosaku lagi disini. Aaah aku jadi tidak tahaann.
    "Maa mau apa bapak kesini? Pergi pak!!" Apa yang kulakukan, padahal aku sangat ingin kemaluanku diberi kenikmatan.
    "Keluar dulu neng, kalo enggak bapak dobrak pintu ini, dan neng kuperkosa di dalam"
    Betapa kagetnya aku mendengar perkataan pak parjo. Tapi kara perkosa itu membatku jadi tambah bergairah. Mau tidak mau aku membuka pintu itu dan melihat pak parjo tertawa. Aku lupa merapikan celana panjangku yang hampir aku lepas.
    "Neng azizah sedang apa? Mau ngecrot sendiri ya? Haha dasar akhwat lonthe" aku kemudian merapikan celanaku.
    "Mau apa bapak kesini?" Tanyaku tertunduk
    "Hehe kan neng sendiri kan yang bilang kalo neng mau jadi istri bapak, jadi bapak mau minta jatah sebagai suami hahaha"
    "Kemarin aku khilaf pak, aku tidak mau melakukan itu lagi" jawabku. Padahal aku ingin sekali diperkosa disini. Tiba tiba pak parjo mermas payudaraku.
    "Aaahh"
    "Dasar sok suci, nih buktinya kamu keenakan kan? Hahaha"
    "Aaahh aah emmhh sudaahh pakhh aahh"
    "Haha tenang neng azizah, bapak gak mau main ditempat yang kotor seperti ini, bapak maunya main di hotel. Sekarang neng minum ini" Aku tidak tahu minuman apa yang disodorkan pak parjo. Dibotol yang diberikan pak parjo hanyalah botol air mineral biasa dan rasanya pun seperti air mineral. Aku meminum habis sesuai kata pak parjo.
    "Haha bagus ustadzah, nanti jam 5 neng ke hotel x nomer kamar 56"
    Aku hanya mengangguk pasrah, sebelum pergi pak parjo membuka cadarku dan mencium dan melunat bibirku dengan lembut. Aku jadi terbawa suasana dan membalas setiap lumatan dan pagutannya. Dia juga meremas payudaraku dengan lembut. Aaahhh nikat sekali, ini yang aku inginkan.
    "Emmhh aaahh eemmmuuaacchh eemnhh paakhh"
    Disaat aku sudah rileks dan menikmati ritmenya, tiba tiba pak parjo menghentikannya dan berpamitan.
    "Ustadzah benar benar lonte ya sekarang haha"
    Aku merasa terhina atas perkataanya, namun tubuhku berkata lain karena sangat menikmatinya. Namun aku kecewa karena disaat aku mulai menikmati malah dia menghentikan dan meninggalkanku dikamar mandi.
     
  18. joko8787

    joko8787 Semprot Awal

    Daftar:
    21 Jul 2017
    Post:
    2
    Like Diterima:
    0
    Jenis Kelamin:
    Pria
    lanjut gan....
     
  19. dagids

    dagids Guru Semprot

    Daftar:
    24 Jan 2016
    Post:
    556
    Like Diterima:
    74
    topmarkocrot.
    lanjutkan suhuu
     
  20. frank12

    frank12 Adik Semprot

    Daftar:
    27 Sep 2016
    Post:
    124
    Like Diterima:
    14
    situs judi online terpercaya - Samsung Hoki
    jejakkkkkkkkkk
     
Jav Toys  Vimax Resmi
AcehPoker - Agen Poker  Aceh4D - Agen Bola
Obat Pembesar Penis - Online   kiukiu
Domino168 - Agen Bola   Premier 188
Bandar Sakong - Incarqq
Waspada, pin ini BUKAN pin Forum Semprot :
D005 0B6C

Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Current URL :